RSS

Mengapa ikan yang hidup di laut tidak asin rasanya?

09 Jan

Ikan laut tidak asin rasanya karena ginjalnya mampu mengeluarkan garam air laut yang masuk melalui insang, dikeluarkan darh badan lagi, sehingga kadar garam dalam tubuhnya senantiasa lebih rendah daripada kadar garam air laut sekelilingnya. Air laut yang normal kadar garamnya hanya sekitar 3% . Ini sebenarnya tidak begitu asin dibandingkan dengan ikan asin misalnya, yang kadar garamnya 12%, atau telur asin yang digarami dengan garam yang lebih pekat ~ 20%

GARAM

Garam dapur yang biasa kita campur dalam makanan itu berasal dari air laut atau air danau yang asin, dari sumber mata air yang mengandung garam, atau dari endapan garam yang terdapat pada batu – batuan. Penumpukan zat garam di dalam air laut itu berkisar antara tiga persen sampai tiga setengah persen. Laut yang terkurung, seperti halnya Laut Tengah dan Laut Merah, lebih banyak mengandung kadar garam daripada laut yang terbuka. Laut Mati, yang mempunyai luas kurang lebih 340 mil persegi mengandung kira-kira 11.600.000.000 ton garam.

Rata-rata segalon air laut mengandung kurang lebih seperempat pon garam. Alur batu-batuan garam yang terbentuk di berbagai bagian dunia semuanya berasal dari endapan air laut yang telah menguap selama berjuta-juta tahun yang lampau. Untuk membentuk batu-batuan garam diperlukan kurang lebih sembilan per sepuluh dari isi air laut itu untuk mengendap. Oleh sebab itu besar dugaan para ahli, bahwa cara terbentuknya alur batu-batuan garam itu mesti berasal dari lautan yang terkurung. Sebab laut yang terkurung itu lebih cepat menguap airnya daripada laut ysng senantiasa beroleh air tawar yang segar ke dalam dirinya. Demikianlah halnya cara terbentuknya alur batu-batuan garam itu.

Kebanyakan bahan garam yang diperjual-belikan itu dapat ditambang dari dari batu-batuan garam. Cara yang umum dipakai ialah dengan jalan menggali lubang-lubang sumur ke bawah tanah sampai mencapai alur landasan batu-batuan garam itu. Kamudian dipompakan air jernih ke dalam alur batu-batuan itu melalui sebuah pipa. Air itu akan melarutkan zat garam di dalamnya, dan melalui pipa yang lain pula, air yang sudah mengandung zat garam itu dipompa ke luar sampai ke permukaan

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 9 Januari 2012 in Tahukah Kamu.....???

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: