RSS

INFORMASI GENETIK

19 Nov

Gen dalam bentuknya yang tersimpan adalah perintah genetik yang terkandung di dalam urutan spesifik polimer basa deoksiribonukleat, atau DNA. Urutan spesifik basa nukleat tersebut merupakan faktor kekal yang diwariskan dari tetua kepada turunannya. Gen, yang dalam kamus Genetika Mendel dikenal dengan istilah ‘faktor” atau “pembawa sifat”, selain harus diteruskan kepada turunannya melalui mekanisme cetak-copy (replication), informasi tersebut juga harus terekspresi ke dalam struktur RNA atau protein dengan fungsinya yang khas.

Dalam proses pewarisan informasi genetik dari tetua kepada turunannya, keseluruhan informasi harus berada sama pada setiap turunan tanpa kehilangan sedikitpun setiap yang ada pada tetua (pembuatan replika), kecuali jika terjadi kecelakaan replikasi atau mutasi. Dan oleh sebab itu, proses pewarisan informasi genetik melalui replikasi DNA harus terpadu dengan pembelahan sel. Jika tidak maka fidelitas (videlity) transmisi dilanggar.

Dari bentuknya yang tersimpan, di dalam urutan spesifik basa nukleat, gen disalin ke dalam rantai tunggal asam nukleat, RNA, dan dikirim ke sitoplasma. Di dalam sitoplasma, protein-protein mesin yang disebut ribosom, menggunakan kamus molekuler dwi-bahasa triplet basa nukleat (atau kodon) – asam amino, menterjemahkan RNA ke dalam bentuk rantai protein.

Dan karena setiap gen bekerja pada lokasi dan waktu tertentu maka protein sebagai hasil terjemahan gen, perlu disasarkan ke lokasi di mana ia bekerja, melalui mekanisme penyasaran protein (protein targeting) atau dihancurkan manakala tidak mencapai kesempurnaan strukturan dan fungsional.

Gen adalah DNA, yaitu suatu materi dengan sifat-sifat fisik-kimiawinya. Ia dapat diisolasi, disimpan di dalam lemari pendingin, dipotong, dan disambung kembali atau disambung dengan potongan DNA yang sumbernya bukan dari organisme yang sama. Namun tidak sekedar benda fisik, ia dapat dikirim ke dalam lingkungan seluler, dan berperilaku sebagai materi biologis: menyimpan informasi, mereproduksi, dan menjadi cetakan bagi ekspresi informasi. Sifat kimia-fisik dan biologis inilah yang menjadi landasan dari lahirnya: bioteknologi molekuler.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19 November 2011 in BiologiQu

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: