RSS

Tips and Trick Bermain dengan Ms DOS.Sys

18 Sep

Kali ini kita coba bermain dengan salah satu file yang berkategori sistem dan terletak didirektori C:\ dengan ukuran sekitar 2 kilo byte. File ini berkaitan erat dengan proses booting Windows karena berisi setting – setting apa yang perlu dijalankan oleh sistem operasi dan apa yang tidak. Namanya adalah MsDos.sys. File MsDos.sys mempunyai tiga bagian yaitu bagian pertama adalah paths yang berisi letak direktori Windows; bagian kedua adalah options yang berisi setting – setting yang perlu dijalankan Windows; dan bagian terakhir berisi deretan huruf – huruf xxxxxx yang berfungsi untuk menjaga kompatibilitas dengan program yang lain. Dalam artikel ini kita akan bermain dengan bagian options karena disamping bagian inilah yang menarik, juga paling luas dan beragam setting – settingnya.Karena termasuk dalam file sistem, maka file ini mempunyai atribut hidden (tersembunyi) dan read only (hanya bisa dilihat tidak bisa diedit). Untuk itu agar dapat “dimainkan” pembaca perlu mengubah attribut file tersebut. Bukalah Windows Explorer dan pilih menu View > Folder Options. Pilih tab View dan klik option Show all files. Setelah itu tekan tombol Ok. Kemudian carilah file sistem MsDos.sys yang berada di C:\ . Sebelumnya backup dulu file tersebut dengan meng-copy ke disket. Kemudian klik kanan dan pilih Properties. Pembaca akan dihadapkan pada kotak dialog properti untuk file MsDos.sys. Pada bagian attribute, kosongkan bagian Read Only dan Hidden. Akhirnya buka file tersebut dengan Notepad. Sekarang , yuk , kita mulai mengutak – utik MsDos.sys. Perlu diingat, jangan diubah – ubah bagian yang lainnya kecuali bagian yang dijelaskan ini.

Setting BootGui
===========

       Setting ini fungsinya menentukan apakah komputer akan menggunakan interface GUI atau tidak. GUI adalah singkatan dari Graphical User Interface yaitu suatu antarmuka untuk pengguna komputer yang berbasis grafis. Secara bawaan (default), setting di MsDos.sys adalah BootGui = 1 artinya komputer akan menggunakan sistem Gui dan masuk ke Windows. Sebaliknya bila berisi 0, maka komputer hanya akan booting sampai ke MsDos prompt saja tidak diteruskan ke Windows. Untuk masuk ke Windows pembaca perlu mengetikkan ‘Win’ kemudian tekan Enter. Ringkasnya, tambahkan salah satu setting berikut ini dibagian option.

BootGui=1 (masuk ke Windows)
BootGui=0 (hanya sampai ke Dos)

Setting AutoScan
============

       Apabila listrik tiba – tiba pada padam saat komputer kita nyala atau kita mematikan komputer dengan tidak normal, maka secara otomatis komputer akan melakukan Scandisk pada harddisk ketika kita menyalakan komputer diwaktu kemudian. Ini merupakan suatu prosedur standar yang dilakukan Windows untuk menghindari kerusakan harddisk. Pada setting autoscan inilah yang menentukan apakah harus dijalankan Scandisk atau tidak. Nilainya adalah sebagai berikut :

AutoScan = 0 (tidak ada scandisk meski shut down tidak normal)
AutoScan = 1 (ada scandisk ketika shutdown tidak normal)       Pembaca perlu mempertimbangkan dengan mendalam bila memilih setting autoscan = 0. Karena salah satu fungsi scandisk adalah memperbaiki kerusakan pada harddisk karena shut down yang tidak sesuai prosedur.

Setting BootSafe
============

       Masih serupa dengan masalah di atas yaitu ketika komputer dimatikan secara tidak sesuai prosedur, terkadang komputer akan booting dan masuk ke Windows dengan modus safemode. Setting pada MsDos.sys juga yang mengatur masalah ini.

BootSafe = 1 (komputer akan selalu masuk ke safe mode)
BootSafe = 0 (komputer booting secara normal)

Setting BootKeys
============

       Sewaktu komputer booting, user diperkenankan untuk memilih pilihan booting sehingga user dapat memilih untuk booting ke Windows, MsDos, Safe mode, dll. Hal ini dapat dilakukan bila user menekan tombol F8 sesaat setelah tampil tabel Configurations System pada layar monitor. MsDos.sys jugalah yang mengatur diterima atau tidaknya penekanan tombol F8, yaitu pada setting Bootkeys di bawah ini :

BootKeys = 0 (penekanan tombol F8 diterima)
BootKeys = 1 (penekanan tombol F8 tidak diterima)

Setting BootMenu
============

       Dalam kaitannya dengan proses booting setelah user menekan tombol F8, maka akan tampil pilihan menu booting seperti di bawah ini :

Microsoft Windows 98 Start Up Menu
===========================
1. Normal
2. Logged (\Bootlog.txt)
3. Safe Mode
4. Step-by-step Confirmation
5. Command Prompt Only
6. Safe Mode Command Prompt Only

       Menu tersebut meminta user untuk menentukan pilihan modus yang akan digunakan dalam proses booting, apakah normal, safe mode atau yang lain. Setting BootMenu juga dapat ditambahkan ke MsDos.sys agar selalu menampilkan pilihan menu di atas meskipun user tidak menekan tombol F8.

BootMenu = 0 (menu tidak akan tampil meski user menekan F8)
BootMenu = 1 (menu selalu tampil meski user tidak menekan F8)

Setting BootDelay
============

       Masih juga berkaitan dengan topik di atas, jeda waktu yang diberikan kepada user untuk menekan tombol F8 juga dapat diatur dengan MsDos.sys. Isikan saja setting BootDelay pada bagian option MsDos.sys dengan waktu yang pembaca inginkan. Secara default (bawaan) jeda waktu yang diberikan adalah 2 detik. Misalnya kita ingin membuat jeda waktunya 4 detik, maka masukkan dalam MsDos.sys setting berikut ini :

BootDelay = 4 (Membuat jeda waktu 4 detik)

Setting Logo
=========

       Pada awal mula komputer booting maka secara otomatis akan ditampilkan logo Windows yang memenuhi layar monitor. Dengan penekanan tombol ESC maka logo Windows akan hilang. Tetapi beberapa saat kemudian akan tampil lagi. Dan pada saat komputer booting ulang maka logo Windows akan tampil lagi. Setting Logo di sini berperan dalam masalah ini. Tambahkan setting Logo di bawah bagian Option untuk menentukan apakah logo Windows akan tampil atau tidak tampil secara permanen.

Logo = 1 (Logo Windows akan ditampilkan)
Logo = 0 (Logo Windows tidak ditampilkan)

Bila pembaca menambahkan setting Logo = 0, maka logo Windows tidak akan ditampilkan. Yang ada hanya tulisan “Starting Windows 98 …” yang tampil setelah tabel System Configuration.

       Itulah setting – setting yang dapat pembaca terapkan untuk bermain – main dengan file MsDos.sys. Sebagai catatan yang perlu sekali diingat, file ini adalah file sistem, kesalahan mengutak – atik akan mengakibatkan Windows tidak berjalan normal atau bahkan corrupt.

Semoga bermanfaat. . .

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 September 2011 in Tips Dan Trik

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: