RSS

4 Tips Agar Tidak Dirugikan Waktu Isi Bahan Bakar

10 Sep

Sering terdengar ucapan “pom bensin di lokasi A ukurannya kurang akurat. Saya isi disana dapatnya lebih sedikit dibanding di lokasi B padahal jumlah angka liternya sama”. Nah jangan main tuduh sembarangan dulu. Meskipun integritas memang masih menjadi tanda tanya tapi bisa jadi penyebabnya adalah faktor diri Anda. Kok bisa? Mungkin saja anda salah mengukur, toh ukuran yang anda gunakan hanya perkiraan saja. Tetapi ada juga faktor teknis yang bisa anda kendalikan.

Berikut ini IHEBOH sajikan 4 tips dan penjabaran agar anda mendapatkan bahan bakar yang selayaknya :

1. Isi bensin/solar pada pagi hari

SPBU menampung bahan bakar (bensin/solar) di dalam tanah. Nah pada saat pagi hari suhu tanah masih dingin sehingga bahan bakar belum memuai. Bila diisi pada siang hari (kondisi tanah sudah panas) maka volume yang diisikan ke mobil anda adalah volume setelah memuai, dan tentunya akan kembali ke volume semula saat temperatur kembali normal. Otomatis volume asal lebih kecil/sedikit daripada volume pemuaian.

2. Isi saat bensin masih setidaknya setengah tangki untuk mengurangi dampak penguapan.

Semakin besar ruang udara dalam tangki bensin berarti semakin besar juga ruang untuk evaporasi bahan bakar dalam tangki anda. Sebisa mungkin diisi kembali sebelum bahan bakar anda kurang dari setengah.

Jangan biasa mengisi BBM setelah tangki kosong. Sebaiknya saat BBM di tangki mobil sudah tinggal separuh, segera ditambah. Ini untuk mencegah agar udara tidak masuk ke dalam tangki. Jika sampai banyak udara masuk ke dalam tangki, penguapan BBM akan lebih cepat, sehingga yang terjadi BBM akan cepat habis menguap sia-sia.

3. Hindari bensin kotor yang disebabkan pergolakan.

Jangan mengisi bensin saat tangki besar pom tersebut sedang di isi oleh truk pengisi, karena persediaan bahan bakar di dalam tanah otomatis bergolak dan kotoran dapat terbawa naik kedalam tangki mobil anda. Akibatnya bensin bisa terkontaminasi kotoran yang merugikan sistem pada mobil anda.

Jika melihat di SPBU sedang dilakukan pengisian pada tangki penyimpanan, sebaiknya Anda tak usah berhenti untuk mengisi BBM. Kenapa? Pada saat pengisian BBM baru di tangki penyimpanan, terjadi perputaran di dalam tangki sehingga kotoran di dasar tangki terangkat. Jika memaksa untuk mengisi BBM karena tangki mobil Anda sudah kosong, BBM yang masuk ke dalam tangki mobil Anda pasti bercampur kotoran. BBM bercampur kotoran ini akan membuat kinerja mesin mobil Anda tak optimal, belum lagi jika kotoan menyumbat nosel, pasti kocek harus dirogoh lagi untuk membersihkannya.

4. Minta kepada petugas SPBU untuk tidak menekan keran BBM untuk posisi paling cepat, tapi lebih baik mengisi tangki perlahan.

Pengisian cepat hanya akan memicu terjadinya penguapan ketika BBM terpompa dari tangki penyimpanan. Lebih bagus mengisi tangki mobil dengan perlahan karena cairan BBM tidak akan menguap. Padahal uap dari BBM itu akan kembali masuk ke tangki penyimpanan BBM milik SPBU, sementara BBM yang masuk ke tangki mobil sudah berkurang.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 10 September 2011 in Yg Harus Diketahui

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: