RSS

Laporan Praktikum Fisiologi tumbuhan

27 Jul

Secara alamiah tumbuhan mengalami kehilangan air melalui penguapan. Proses kehila
air pada  tumbuhan  ini disebut  transpirasi. Pada  transpirasi, hal  yang penting adalah d
uap air dari udara yang  lembab di dalam daun ke udara kering di  luar daun. Kehilanga
dari  daun  umumnya  melibatkan  kekuatan  untuk  menarik  air  ke  dalam  daun  dari  be
pembuluh  yaitu pergerakan air dari  sistem pembuluh dari akar ke pucuk, dan bahkan
tanah ke akar (Anonimous,2005)
Ada banyak langkah dimana perpindahan air dan banyak faktor yang mempeng
pergerakannya. Besarnya  uap  air  yang  ditranspirasikan  dipengaruhi  oleh  beberapa  fa
antara  lain: (1) Faktor dari dalam  tumbuhan (jumlah daun,  luas daun, dan  jumlah stom
(2) Faktor luar (suhu, cahaya, kelembaban, dan angin) (Salisbury, 1992)
Ruang  interseluler  udara  dalam  daun  mendekati  keseimbangan  dengan  lar
dalam fibrill sel pada dinding sel. Hal ini berarti sel-sel hampir jenuh dengan uap air, pad
banyaknya  udara  di  luar  daun  hampir  kering.  Difusi  dapat  terjadi  jika  ada  jalur
memungkinkan adanya ketahanan yang  rendah. Kebanyakan daun  tertutup oleh epide
yang  berkutikula  yang  memiliki  resistansi  (ketahanan)  tinggi  untuk  terjadinya  difus
Namun  stomata memiliki  resistansi  rendah  ketika membuka  dan  uap  air  berdifusi  ke
melalui stomata (Loveless,1991)
Baca Selengkapnya

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 27 Juli 2011 in BiologiQu

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: